Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia yang Perlu Diketahui Generasi Muda

Seperti yang sudah kita ketahui, negara kita tercinta ini menyatakan diri sebagai negara yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Sebuah peristiwa yang biasa kita sebut sebagai “Agustusan” itu adalah saat dimana dua pahlawan Indonesia, Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta, membacakan proklamasi di Jl. Pegangsaan Timur 56, Jakarta.

Langkah Indonesia ini dilakukan untuk merespon kondisi dunia saat itu, dimana Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu akibat peristiwa bom nuklir di kota Hiroshima dan Nagasaki. Kondisi tersebut, membuat sejumlah pemuda, yang terdiri dari Soekarni, Chaerul Saleh, Wikana, dan lain-lain, mendesak Soekarno selaku Ketua PPKI saat itu, untuk mempercepat proklamasi kemerdekaan Indonesia. Peristiwa tersebut sekarang dikenal sebagai peristiwa Rengasdengklok.

Lantas, setelah 74 tahun lebih peristiwa itu terjadi, apa makna proklamasi bagi bangsa Indonesia?

9 Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia

Peristiwa proklamasi sendiri bagi Indonesia memiliki beberapa makna. Diantaramakna-makna itu, ada yang ditujukan untuk dunia luar dan bagi bangsa Indonesia sendiri. Berikut ini adalah penjelasan makna Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia:

1. Puncak Perjuangan Bangsa Indonesia

Indonesia telah lama dijajah oleh negara lain. Dari yang awalnya berjuang untuk daerahnya masing-masing, rakyat Indonesia dari seluruh daerah menyamakan tekadnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dalam Sumpah Pemuda.

Hasilnya, berbagai perjuangan rakyat Indonesia di berbagai daerah terus digelorakan. Baik oleh golongan rakyat biasa, hingga golongan terdidik yang mendapat kesempatan untuk mendapat pendidikan tinggi.

Sehingga, peristiwa proklamasi kemerdekaan adalah puncak dari semua perjuangan yang telah disebutkan di atas. Peristiwa tersebut dianggap kemenangan seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali, atas penjajahan.

2. Pernyataan De Facto Kemerdekaan Indonesia

Jika dinyatakan secara de jureatau berdasarkan hukum, Indonesia belum bisa dikatakan sudah merdeka. Namun jika dinyatakansecara de facto atau berdasarkan fakta yang ada, Indonesia sudah bisa dinyatakan sebagai negara merdeka. Mengapa bisa demikian?

Pembacaan proklamasi saat itu telah disiarkan ke seluruh wilayah Indonesia dan dunia melalui berbagai saluran, mulai dari telegram, media cetak, dan siaran radio.Peristiwa tersebut juga bisa dibuktikan dengan foto-foto kegiatan pembacaan proklamasi di Pegangsaan Timur 56. Kenyataan tersebut sudah terjadi dan nyata.

3. Awal Sebuah Perjuangan Baru

Peristiwa proklamasi adalah pertanda bahwa perjuangan merebut kemerdekaan dari penjajah telah usai. Selanjutnya, bangsa Indonesia bakal menghadapi perjuangan baru, yaitu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia hingga ttujuan pembangunan nasional bisa tercapai.

Fakta sejarah perjuangan terbaru itu dimulai saat Sekutu hendak merebut kembali kemerdekaan Indonesia lewat Agresi Militer I dan II. Setelah itu, bangsa kita harus mulai melakukan pembangunan agar tercipta masyarakat yang makmur. Nah, inilah perjuangan yang masih belum selesai.

4. Sebagai Tonggak Sejarah Bangsa Indonesia

Proklamsi sebagai tonggak sejarah diibaratkan sebagai tiang utama dari sebuah negara bernama Indonesia. Tiang utama tersebut menjadi topangan bagi bangsa Indonesia untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang sejahtera.

Untuk itu, proklamasi tak bisa menopang sendiri. Perlu juga tiang penyangga yang juga harus kuat. Tiang-tiang penyangga itu tertuang dalam Pancasila. Pancasila sendiri, yang terbentuk dari semangat“Bhinneka Tunggal Ika” akan ditopang lagi oleh kekuatan bangsa Indonesia lainnya, sebagai modal dasar dalam pembangunan nasional.

Modal dasar yang dimaksud adalah penduduk Indonesia yang banyak, budaya tiap daerah yang beragam, dan kepercayaan rakyat Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa.

5. Sebagai Titik Tolak Amanat Penderitaan Rakyat

Selama masa penjajahan, seluruh rakyat Indonesia telah mengalami banyak penderitaan. Bahkan pada masa penjajahan Jepang, penderitaan tersebut semakin meningkat. Hampir di setiap daerah, rakyat kelaparan, dan pakaian yang dikenakanmereka saat itu tidak layak pakai.

Oleh karena itu, proklamasi bisa dibilang sebagai titik tolak amanat penderitaan rakyat. Dengan proklamasi, penderitaan yang dialami ketika penjajahan seharusnya tidak terjadi lagi. Rakyat Indonesia mempercayakan amanat mereka kepada pemerintahan selaku pelaksana operasional pemerintahan.

6. Makna Hukum dari Proklamasi

Proklamasi dari aspek hukum bisa diartikan sebagai mulai berlakunya konstitusi dan hukum Indonesia. Meskipun beberapa hukum yang ada saat itu adalah hukum buatan Belanda, namun pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi rakyat di Indonesia.

Dalam hukum Indonesia, semua warga negara mempunyai kedudukan yang sama. Hukum Indonesia tidak memandang jenis kelamin, ras, suku, agama, warna kulit dan perbedaan lainnya. Siapa saja berhak untuk mendapatkan kepastian dan keadilan dalam hukum.

7. Makna Politis dari Proklamasi

Dengan dibacakannya proklamasi, berarti negara Indonesia secara politis sudah memiliki pemerintahan sendiri. Sehingga kedudukan Indonesia di mata dunia akan sejajar dengan negara tetangga dan negara lain yang sudah merdeka.

Makna proklamasi secara politis adalah pernyataan diri bahwa Indonesia sudah menentukan nasibnya sendiri. Negara lain hanya bisa membantu jika pemerintah Indonesia memang memintanya. Jika diberikan bantuan, haruslah bantuan yang tidak mengikat dan tidak menjadikan Indonesia sebagai negara “terjajah” kembali.

8. Sebagai Pedoman dalam Hubungan Internasional

Sebagai salah satu negara di dunia, Indonesia perlu menjalin hubungan dengan negara lain. Hubungan tersebut dapat dijalin dengan dasar persamaan kedudukan dan martabat antar negara. Tidak ada bangsa yang kedudukannya lebih rendah dari bangsa lain, dan hal tersebut sudah menjadi salah satu sifat dari hak asasi manusia.

Dengan pernyataan proklamasi kemerdekaan, hubungan internasional yang diadakan Indonesia dengan negara tetangga, negara-negara lain di dunia, serta organisasi internasional bisa terjalin. Hal tersebut karena setelah proklamasi, sebuah negara akan mendapat pengakuan dari negara lain (pengakuan de jure). Tindak lanjut dari pengakuan tersebut adalah munculnya kerja sama di semua bidang yang disepakati.

Hubungan internasional Indonesia laludibangun dengan prinsip “bebas aktif”. Prinsip politik tersebut berarti Indonesia tidak memihak pada salah satu kubu di dunia yang sedang berkonflik. Prinsip tersebut membuat Indonesia menjadi anggota PBB, mengadakan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung, berperan dalam kemerdekaan negara-negara lainnya di kawasan Asia dan Afrika, berperan dalam Gerakan Non Blok, serta munculnya kerjasama bilateral lainnya. Tentu saja, hubungan internasional yang dijalin Indonesia itu saling memberikan manfaat antara satu sama lain.

9. Pertanda Negara Indonesia yang Berdaulat

Proklamasi juga menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat. Definisi negara yang berdaulat adalah negara yang memiliki pemerintahan sendiri, tidak terikat dengan negara mana pun, mempunyai sistem hukum sendiri, serta bisa menentukan nasibnya sendiri.

Oleh karena itu, proklamasi bermakna lahirnya sebuah negara Indonesia, yang mempunyai pemerintahan sendiri, konstitusi, pemerintahan, dan wilayah yang jelas disahkan sesudahnya, tanpa adanya campur tangan dari bangsa lain.

Makna-makna proklamasi bagi bangsa Indonesia yang sudah dijelaskan di atas harus bisa dipahami oleh seluruh rakyat Indonesia. Tentu saja tujuannya agar cita-cita negara Indonesia yang makmur dan berkeadilan bisa tercapai dengan dukungan penuh dari dalam bangsa Indonesia itu sendiri. Semoga artikel ini bisa menjadi pengantar bagi Anda untuk bisa memaknai proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *